Sanskerta Indonesia Mendayung Di Antara Dua Karang



Sanskerta Indonesia Mendayung Di Antara Dua Karang

Salam Literasi !
Dalam banyaknya aktivitas kam-pus yang hadapi anggota Pers dan Historiografi, kami tetap berusaha menerbitkan Buletin Sanskerta edisi II. Setelah menanti waktu kurang lebih satu bulan, akhirnya divisi Pers dan Historiografi Himpunan Mahasiswa Ilmu Sejarah (HMIS) menerbitkan kembali buletin Sanskertaedisi II yang hadir dan menyapa Anda dengan sebuah wa-cana dan informasi yang unik serta menarik dan sayang untuk di lewatkan. Saat ini Indonesia menganut sis-tim politik bebas aktif.
Namun sebelum menganut sistem politik ini, Indonesia pernah memiliki konsep politik yang terkenal dengan “Mendayung diantara dua karang” yang dicetuskan oleh Moh. Hatta. Kali ini kami akan mende-dah kembali konsep yang dicetsukan oleh Moh Hatta dan penerapannya bagi Indonesia dalam pergaulannya di dunia Internasional yang akan kami ungkap dalam rubrik Rekonstruksi. Rubrik tokoh kali ini akan menguak tentang sosok seorang Chou EnLai lebih dekat lagi. Sosok penganut Komunisme yang sudah tak asing lagi bagi masyarakat Cina.
Pada rubrik Perspektif, Anda akan di bawa menyelami mengenai fenomena di kalangan masyarakat saat ini mengenai rasa rindu terhadap pemerintahan Soeharto, men-gapa bisa demikian? Di rubrik Perspek-tif akan menemukan jawabannya dalam artikel yang berjudul “Romantisme Orde Baru”. Pemerintahan Orde Baru memang menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Ada yang merindukan, ada pula yang mencerca. Seperti yang terdapat di dalam buku “Teror Orde Baru” karya Julie Southwood dan Patrick Flanagan dalam rubrik Resensi. Selain itu, di akhir halaman ada rubrik intip yang meyajikan informasi ringan yang menambah pengetahuan Anda.
Akhir kata selamat menikmati, semoga wacana serta informasi yang kami berikan bermanfaat. Kritik dan saran selalu kami harapkan untuk  perbaikan dan peningkatkan mutu Sanskertadi edisi mendatang.

DOWNLOAD SANSKERTA PDF


 Hargailah karya orang lain, jika mengutip dimohon mencantumkan sumber. 

Komentar

  1. keren ya, progressnya terus ditingkatkan, haha
    salam literasi :)

    BalasHapus

Posting Komentar